Sebab cinta adalah kesiapan.

Kesiapan untuk menjaga, merawat, dan menumbuhkan seseorang menuju derajat kehidupan yang lebih tinggi. Dan kesiapan selalu mensyaratkan dua hal: kemantapan hati dan kemampuan. Kita baru bisa dikatakan siap mencintai bila hati kita mantap dan kita mampu menunaikan pekerjaan-pekerjaan para pecinta: menjaga, merawat, dan menumbuhkan.


Azhar Nurun Ala (via elsaasri)
Aku menunggu. Kamu menunggu. Meski terkadang menunggu tak seinci pun menyeret kita untuk bertemu di titik rindu. Tapi, ah, adakah yang lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu? Yang tak saling menyapa, tapi diam-diam mengucap nama dalam doa?
Azhar Nurun Ala dalam Ja(t)uh (via erstudio)
Bahwa samudera adalah luas, tak ada yang menolak. Bahwa langit adalah tinggi, semua sudah sadari. Bahwa aku mencintaimu, perlukah kau tanyakan lagi?
Azhar Nurun Ala dalam ‘Biarkan Waktu Kesepian’ (via erstudio)
Allah, jadikan setiap harap agar tak berlebihan, agar setiap rasa selalu dalam kadarnya, agar tiap cita tetap terbingkai dalam niatnya..
(via dalam-diam-aku-menulis)

(Source: bigzaman)

At KEDAI WAKA WAKA

murah, tempat enak buat #ngelingker, sama siapa lagii cobaa… – at KEDAI WAKA WAKA with amel – See on Path.